Senin, 12 Desember 2011

Setting Karbu

Tugas utama karburator adalah
mencampur Bahan Bakar (BB) +
Udara (O2). Kira-kira dengan
perbandingan range nya BB : O2 adl
1 : 13-15. Pokoknya gmn caranya
biar mesin dapet suplai campuran
segitu.
Kenapa pake range, padahal teori di
buku2 pembakaran ideal itu 1:14?
Jwbannya adl Karena kondisi mesin
& linkungan mempengaruhi
settingan campuran BB:O2.
Misal:
Kompresi makin tinggi BERARTI
mesin makin panas BERARTI butuh
suplai BB lebih banyak biar mesin
gak jebol.
Humidity (kelembaban) lingkungan
makin tinggi BERARTI campuran BB
terkontaminasi air, BERARTI
campuran makin miskin, BERARTI
bensin hrs lebih banyak.
Suhu lingkungan rendah BERARTI
suhu kerja mesin turun BERARTI
bensin harus dikurangi agar suhu
kerja mesin jadi ideal.
Knalpot bobokan (Free flow)
BERARTI rpm makin tinggi BERARTI
suhu mesin meningkat BERARTI
butuh BB makin tinggi.
Dan masih banyak lagi parameter
yg harus diperhatiin termasuk
desain lubang masuk pada blok yg
b’pengaruh dg settingan spuyer
sebagai penyalur BB.
Itu teori dasarnya.
Setting Karbu:
Karbu pny 2 spuyer :
Satu buah main jet (tuk NSR std
ukurannya 130) yg berperan
meyalurkan BB saat bukaan gas
sekitar setengah putaran keatas
Satu buah pilot jet (NSR std
ukurannya 45) yg berperan
menyalurkan BB dari putaran gas 0
derajat sampe penuh, cm efek dari
pilot jet ini bisa dikatakan tidak terlalu
signifikan pada bukaan gas penuh N
rpm mesin yg sudah tinggi.
Hal lain yg berpengaruh dengan
setingan termasuk :
Ukuran Venturi karbu
Jarum skep
Stelan angin
Power jet.
Venturi karbu makin besar maka
makin banyak udara yg lewat shg
butuh spuyer lebih besar baik pilot
atau main jetnya spy campuran bisa
pas.
Trus kapan kita membesarkan ato
mengecilkan spuyer2 tadi?
Sebelumnya hrs tahu dulu gejala2
mesin saat kekurangan BB dan
kebanyakan BB:
1. “Ngempos” adalah gejala mesin
spt kehilangan tenaga yg disebabkan
kekurangan BB
2. “Mberebet” adl gejala mesin yg
sebenernya dirasa padat cm tenaga
seperti tertahan dan kadang
dibarengi dengan suara benturan
logam kalo settingannya terlalu
basah.
Berarti kl NGEMPOS mesin butuh
BB, kl BREBET mesin kebanyakan
BB.
Kasus-Kasus
Nah berikut kasus2 yg sering terjadi
krn masalah pilot jet :
Motor kl pagi susah hidup krn begitu
gas dibuka ngempos terus mati ya
berarti naekin pilot jet.
Motor dah jalan tapi sering tiba2
kehilangan tenaga saat putaran gas
N putaran rendah berarti naekin pilot
jet
Motor sering over heat saat jalan
pelan berarti minta naek pilot jet
Motor brebet di putaran bawah tapi
enak di put atas berarti pilot jet
kebesaran.
Motor gak pake di cuk kl pagi N bisa
langsung start
(ini jg gak normal) berarti pilot hrs
turun.
Kesimpulannya, kl ada gejala
ngempos,suhu tinggi diputaran yg
relatif rendah maka minta naek pilot
jet, N kl ada gejala brebet di put
rendah jg maka pilot hrs turun.
Trus tuk kasus2 mainjet:
Mtr dibawa kebut2an sampe putaran
atas trus begitu finish jalan pelan2
jadi ngempos dibarengi asep ngebul
BERARTI suhu saat putaran tinggi
meningkat drastis BERARTI main jet
minta naik
Nafas motor di putaran atas terlalu
panjang berarti mainjet minta naik.
Mtr ngelitik padahal yg lain normal
BERARTI suhu mesin SANGAT
TINGGI saat putaran atas BERARTI
main jet minta naik.
Motor Brebet di put atas saja berarti
main jet minta turun
dll
Kesimpulannya, jika mtr Brebet di
put atas berarti main jet hrs turun,
jika mtr suhunya tinggi di putaran
atas berarti main jet minta naik.
Note:
Setiap ada perubahan ukuran
spuyer wajib setting angin
Jangan berpatokan pada indikator
suhu di dashboard tuk panduan
setting krn pasti gak sesuai, ini
butuh joki yg feelingnya dah kuat.
Adakalanya detonasi tdk bisa diobati
dengan naekin spuyer jika
detonasinya sudah parah. Ini berarti
ada ketidaknormalan pada
komponen mesin lainnya.
By Adi_NSRClub

Kerusakan pada Sistem Kelistrikan sepeda motor

Pada motor bensin sistem kelistrikan
diperlukan untuk menyalakan
busi.Asal mula adanya listrik pada
motor adalah dari generator yang
berputar mengikuti poros engkol.
Generator dibedakan:
-generator AC: generator yang
menghasilkan arus bolak-balik
-Generator DC: generator yang
menghasilkan arus searah
Gangguan-gangguan pada
generator:
-Magnit lemah,akibatnya arus listrik
yang dihasilkan lemah,sehingga
motor tidak bisa hidup sempurna.
perbaikannya:Ganti magnit
-Lubang spi magnit goyah,akibatnya
hidup motor terganggu
Perbaikannya:dibubut
-spoel/gulungan kawat
terbakar,akibatnya tidak ada arus
listrik,sehingga motor tidak mau
hidup(bila spoel penyalaan mesin
yang mati)
perbaikannya:gulung spoel/ganti
spoel
-Spoel putus hubungan,akibatnya
motor tidak mau hidup
perbaikannya:gulung spoel/ganti
spoel
Ignition coil
Coil digunakan untuk memperbesar
arus listrik dari 6 volt menjadi sekitar
10000-12000 Volt ,karena untuk
menghidupkan busi dibutuhkan
arus sebesar 10000-12000V.
Gangguan pada coil:
Coil lemah,akibatnya motor susah
hidup
Perbaikannya :ganti coil
-Coil rusak,akibatnya motor tidak
mau hidup
Perbaikannya:ganti coil
-Kabel-kabel Coil
putus,akibatnya:motor tidak mau
hidup
Perbaikannya:perbaiki kabel yang
putus.

sistem starter elektrik sepeda motor

Fungsi dan Jenis
Sistem Stater
System stater berfungsi
sebagai penggerak mula
agar mesin bisa bekerja.
Ada beberapa jenis
stater, diantarannya :
a. Stater mekanik
Adalah stater yang
digerakkan dengan
tenaga manusia,
contohnya, kick stater
(stater kaki), slenger
(stater untuk mesin
diesel, dan beberapa
type mobil lama)
b. Stater elektrik
Adalah stater yang
sumber tenaganya
berasal dari arus listrik.
Stater jenis ini banyak
digunakan pada mobil
dan saat ini banyak
diaplikasikan pada
sepeda motor.
c. Stater Pneumatik
Adalah stater yang
sumber tenagannya dari
udara yang bertekanan.
Banyak dipakai pada
mesin-mesin kapal laut.
Karena mesin kapal
cukup besar, maka
digunakan stater jenis
ini.
Komponen Utama
Sistem Stater Elektrik
dan Fungsinya
Secara umum system
stater elektrik memiliki
beberapa komponen
sebagai berikut :
1. Saklar stater :
berfungsi mengalirkan
arus listrik ke relay stater
2. Relay stater : berfungsi
mengalirkan arus yang
besar ke motor sater
3. Motor stater :
berfungsi merubah
tenaga listrik menjadi
momen putar
4. Batteray : berfungsi
sebagai sumber arus
listrik.
Prinsip Kerja Motor
Stater
Motor stater mengubah
energi listrik menjadi
energi mekanik (putar).
Motor bias berputar
mengikuti prinsip
sebagai berikut :
Pada saat arus melewati
konduktor (penghantar
A) dan B yang berada
antara kutub magnet,
maka penghantar A dan
B akan menerima gaya
dorong berdasarkan
garis gaya magnet yang
timbul dengan arah
seperti pada gambar di
samping. Hubungan
antar arah arus, arah
garis gaya magnet dan
arah gaya dorong pada
penghantar merujuk
pada aturan / kiadah
tangan kiri Fleming.
Arah arus yang masuk
kebalikan dengan arah
yang keluar sehingga
gaya dorong yang
dihasilkan juga saling
berlawanan. Oleh karena
itu penghantar akan
berputar saat arus
tersebut mengalir. Untuk
membuat penghantar
tetap berputar maka
digunakan komutator
dan sikat (brush).
Komponen utama
motor stater terdiri dari :
armature coil,
(kumparan jangkar),
komutator, field coil
(kumparan medan), dan
sikat (brushes).
Berdasarkan kaidah
tangan kiri Fleming
diatas, prinsip kerja dari
komponen – komponen
utama motor stater
adalah sebagai berikut :
Armature dan field coil
dihubungkan dengan
batteray secara serie
melalui sikat – sikat dan
komutatoe. Urutan aliran
arusnya yaitu dari
bateray, relay stater, fiel
coil, sikat positif,
komutator, armature,
sikat negative, dan
selanjutnya ke masa.
Pada saat arus listrik
mengalir, pole core
bersama sama field coil
akan terbangkit medan
magnet. Armature yang
juga dialiri arus listrik
akan timbul garis gaya
magnet sesuai tanda
putaran pada gambar di
samping. Sesuai dengan
kaidah tangan kiri
fleming, armature coil
sebelah kiri akan
terdorong ke atas dan
yang sebelah kanannya
akan terdorong ke
bawah. Dalam hal ini
armature coil berfungsi
sebagai kopel atau gaya
punter, sehingga
armature akan berputar.
Jumlah kumparan di
dalam armature coil
banyak, sehingga gaya
putar yang ditimbulkan
armature coil bekerja
saling susul menyusul.
Akibatnya putaran
armature akan menjadi
teratur.
Komponen Motor
Stater
1. Tutup Motor
Berfungsi sebagai rumah
armature dan sebagai
tempat magnet tetap
(sebagai ganti kumparan
medan, pada type
motor stater sekarang
kumparan mean
digantikan dengan
magnet permanent)
2. Armature
Berfungsi sebagai
penghasil momen putar.
Pada armature terdapat
komutator yang
berfungsi sebagai
terminal kumparan
armature.
3. Sikat
Berfungsi untuk
menghantarkan arus
listrik ke kumparan
armature melalui
komutator. Pada motor
dibawah 125 cc
biasannya sikatnya
hanya ada 2, yaitu sikat
positif dan sikat negative.
Tetapi motor dengan cc
lebih besar, biasannya
memiliki 2 buah sikat
posotif dan 2 buah sikat
negative, contohnya
pada sepeda motor
Thunder 125.
4. Pemegang sikat
Berfungsi sebagai rumah
sikat. Didalam
pemegang sikat terdapat
pegas. Berfungsi
menekan sikat agar
menempel dengan
komutator.
5. Tutup Depan dan
Belakang
Berfungsi sebagai rumah
roda gigi reduksi.
6. Gasket
Sebagai perapat antara
tutup bagian depan dan
belakang
7. Roda Gigi Reduksi
Membuat perbandingan
putaran antara output
motor stater dan roda
gigi pinion yang
memutar poros engkol.
Tujuannya agar
didapatkan momen
punter yang lebih besar.
Rangkaian dan Cara
Kerja Sistem Stater
Gambar dia atas adalah
rangkaian system stater
sepeda motor Supra
Cara kerjannya adalah :
Pada saat kunci kontak
on, saklar stater ditekan,
arus mengalir :
BATTERAY POSITIF –
SEKRING – KUNCI
KONTAK – RELAY
STATER – SAKLAT
STATER – MASSA
Didalam relay stater
terdapat kumparan,
sehingga jika arus
mengalir ke dalam
kumparan relay stater,
maka relay stater akan
menjadi magner, dan
plunyer pada relay stater
akan menghubungkan
terminal kabel besar dari
positif batteray dan yang
menuju motor stater,
sehingga aliran arusnya
menjadi :
BATTERAY POSITIF –
TERMINAL RELAY
STATER – MOTOR
STATER – MASSA
Karena motor stater
mendapatkan aliran
arus, maka motor stater
berputar, memutarkan
mesin.

TIP PERAWATAN SEPEDA MOTOR SEHARI-HARI bagi anda (SEBELUM SERVICE RINGAN / 3000 KM)

1. Sepeda Motor Moped
(Menggunakan transmisi)
� Rantai
Selalu perhatikan kebersihan,
kekencangan (20-30 mm dari posisi
rantai paling kencang), dan
pelumasan rantai secara periodik
dilakukan setiap 500 Km (Kelihatan
mata rantai kering / berkarat)
dengan menggunakan olie sae 90
atau Chain Lubrication.
� Baterai
Periksa ketinggian air accu setiap 2
minggu (1000 Km), jangan sampai
melewati batas terendah/lower.
Penambahan bisa dilakukan dengan
menggunakan air accu / air suling
dan tidak melebihi batas atas / upper
yang tertera pada accu.
� Olie
Periksa ketinggian olie di dalam
ruang mesin dengan menggunakan
stik olie tanpa memutar ulir (drat)
stik olie. Periksa apakah ketinggian
olie sudah sesuai dengan standar
garis tanda ketinggian olie.
� Rem
Periksa nyala lampu rem, gerak
bebas pedal rem, dan tanda
ketebalan / keausan kanvas rem
� Radiator (khusus bagi Sepeda
Motor yang menggunakan
Pendingin)
Lakukan pemeriksaan ketinggian air
radiator cadangan yang terdapat
pada tangki recovery untuk sepeda
motor yang menggunakan
pendingin air, jangan sampai
mencapai batas terendah / lower.
Periksa juga sirip-sirip radiator
apakah ada yang penyok (dapat
mempengaruhi fungsi pendingin
pada radiator)
� Ban
Periksa tekanan ban setiap satu
minggu (500 Km), apakah
tekanannya sudah sesuai dengan
standarisasi. Ukuran standar untuk
tekanan Ban Depan 200 kPa (2,00
kgf/cm�, 29 psi), Sedangkan Ban
Belakang 225 kPa (2,25 kgf / cm�, 33
psi).
� Pembersihan Sepeda Motor
Pembersihan atau mencuci sepeda
motor lebih baik tidak menggunakan
air yang bertekanan terlalu tinggi.
2. Sepeda Motor Matic (Continously
Variable Transmision)
� Olie
Pelumasan pada motor jenis Matic
ada 2 macam yaitu pelumasan
mesin dan pelumasan gear box.
Gunakan pelumas standard untuk
pelumasan motor jenis Matic.
� CVT (Continously Variable
Transmission)
Ruang CVT diusahakan terhindar
dari DOA (Debu, Olie, dan Air).
Lakukan pembersihan pada filter
ruang CVT secara periodik (1000
Km) atau tergantung kondisi
lingkungan sekitar. Servis besar CVT
dilakukan pada 10.000 Km
Tips Menggunakan
Motor untuk perjalanan
jauh
Posting oleh Customer Support
Dept.
• Cek kondisi Alur & tekanan Ban
depan,belakang
Periksa kondisi ketebalan alur ban
dan tekanan ban depan, belakang
sesuai dengan standard yang telah
ditentukan. Hal ini perlu dilakukan
untuk menjaga keselamatan dan
kenyamanan anda diperjalanan
mudik anda yang berkelok-kelok
dan penuh rintangan.
• Cek Fungsi Rem depan belakang
Pastikan Rem anda berfungsi
dengan sewajarnya. Pastikan tidak
terlalu pakem dan tidk terlalu
longgar supaya perjalanan anda
lebih aman dan nyaman.
• Cek Fungsi Lampu & Signal
( lampu Sign,lampu rem,indikator
bensin,oli )
Pastikan seluruh fungsi lampu pada
kendaraan Mudik anda berfungsi
dengan normal. Hal ini sangat
diperlukan untuk memberikan
penerangan dan sinyal kepada
pengguna jalan lainnya pada
perjalanan anda di malam harinya.
Jikalau ada sedikit kendala atau
masalah pada motor anda yang
menurut anda tidak wajar, segera
ganti lampu sebelum melakukan
perjalanan jauh anda.
• Cek kelengkapan sepeda motor
( Spion ,Tool kit )
Kelengkapan sepeda motor
merupakan kelengkapan yang
penting, dimana ada beberapa
orang yang mengabaikan
kelengkapan tersebut. Periksa
kelengkapan sepeda motor ini,
sangat perlu untuk diperhatikan
untuk membantu anda
menyelesaikan permasalahan ringan
pada motor anda.
• Cek sistem kemudi & suspensi
depan belekang
Sistem kemudi dan suspensi motor
merupakan faktor yang sangatlah
vital. Dimana motor yang pernah
mengalami benturan keras pada
kemudi nya ini akan rawan
mengalami ketidaksentralan pada
sistem kemudi yang akan berakibat
pada ketidakstabilan pada
penggunaan kendaraan bermotor.
• Cek kelayakan sproket ( gear )
depan,belakang & rantai.
Hal ini berkaitan dengan kelancaran
perputaran roda pada motor anda.
Pastikan Rantai anda tidak putus
ditengah jalan ataupun Sproket
motor anda tidak gundul.
• Periksa kondisi Battery ( Accu )
Baterry merupakan komponen
kelistrikan yang paling vital. Apabila
kekurangan daya pada battery akan
menyebabkan melemahnya fungsi
pada klakson motor anda dan pada
fungsi Stator dan penerangan pada
motor anda. Apabila terjadi
kekurangan daya pada baterry
motor anda, segera lakukan
pengisian kembali baterry anda
supaya prima menemani perjalanan
jauh anda.

Senin, 10 Oktober 2011

TIPS MEMILIH RANSEL

1. Sesuaikan dengan
ukuran tubuh (panggul
sampai pundak)Untuk
mendapatkan ransel yang
pas, harus diketahui
panjang dari tubuh.
Caranya, ukurlah dari
tulang punggung yang ke
tujuh ( Tulang yang
menonjol tepat dibawah
tekuk/leher bagian
belakang) kebawah
mengikuti kontur tulang
punggung sampai ke titik
bawah antara tulang
pinggul. Cek kedua sisi
pinggang
Saat mencoba ransel,
pastikan kedua belah ikat
pinggangnya berada pada
posisi yang pas, tepat pada
tonjolan tulang pinggang,
bukan pada pinggang.
Berat secara keseluruhan
akan ditahan oleh ikat
pinggang ransel, jadi
pastikan posisinya nyaman
dan pas tanpa tergeser.
2. Latihlah dengan
sabar.Ransel merupakan
peralatan yang sangat
penting, jadi sediakanlah
waktu yang cukup saat
memilihnya. Sebelum
meninggalkan toko,
masukan seluruh
perlengkapan yang biasa
dibawa kedalam duffel
bag. dan masukan kedalam
ransel yang akan dibeli,
lalu cobalah memakai
ransel itu berjalan disekitar
toko selama kira-kira 20
menit. Ini untuk
memastikan peralatan pas
didalamnya dan ransel bisa
mnampung berat secara
baik dan nyaman
3. Berbaiklah pada diri
sendri.Belilah ransel terbaik
yang bisa dan mampu
dibeli, selama itu cocok
dan pas. ketahanan dan
kwalitas sebenarnya berada
pada posisi setelah
kenyamanan yang
merupakan poin yang
paling penting. buat apa
membeli ransel yang
berkwalitas dan bermutu
hebat akan tetapi
ukurannya tidak cocok bagi
diri sendiri.
4. Kenalilah berat yang
akan dibawaTentukan apa
dan bagaimana yang akan
dibawa. Lamanya waktu
perjalanan, 1 atau 2
malam. Apakah akan
hiking di musim hujan?
atau untuk perjalanan
pendek dimusim panas,
mungkin hanya akan
membutuhkan ransel kecil
saja. Akan tetapi jika
perjalanan ke gunung salju,
akan lebih membutuhkan
kapasitas dan tambahan
tempat untuk
menempatkan peralatan
external.
5. Kenali jalan
setapaknyaJika berencana
untuk menempuh jalur
pendakian yang melewati
jalan setapak yang terawat
rapi, Jenis ransel dengan
external frame mungkin
akan jadi pilihan yang baik
juga. Akan tetapi jika
kondisi jalan setapak lebih
berat dan kondisi
medannya juga berat
dimana faktor
keseimbangan sangat
diperlukan, maka ransel
dengan jenis internal frame
akan lebih nyaman dipakai.
6. Pikirkan perubahan yang
mungkin terjadiJika akan
mendaki dengan sistem
pendakian ke puncak
setelah mendirikan tenda
di setengah atau
seperempat bagian menuju
puncak. Maka pikirkan juga
untuk memilih ransel yang
bisa dirubah ukurannya
menjadi ukuran daypack.
7. hormatilah tabiatmu
yang kadang aneh.Ransel
tidak ubahnya seperti pacar
atau istri, jadi tidak
seharusnya jika berharap
setelah mendapatkanya
akan merubah kebiasaan
yang buruk. Jika
mempunyai personal moto
" Tempat untuk semuanya
dan semuanya didalam
tempatnya." maka pilihlah
ransel yang banyak
kantongnya. Jika ingin
mengambil botol air saat
berjalan, jangan pilih ransel
yang mempunyai kantong
yang jauh dari jangkauan,
yang akan membuat
frustasi saat akan menjakau
sesuatu didalamnya.
8. Rencanakan dengan
teman.Jika akan mendaki
dengan teman atau
dengan grup, hitunglah
berapa perlengkapan grup
(tenda, kompor, makanan,
dll) yang akan dibawa.
Kemudian belilah ransel
yang cocok dengan berat
jatah anda.
9. Pikirkan tempat
minuman JIka anda
menyukai jenis tempat
minuman yang bertipe
hydration tube, maka
carilah ransel yang sudah
terbuat menyatukan
hydration tube dengan
ransel atau bisa juga
memilih ransel yang
mempunyai kantong disisi
bawahnya yang pas dengan
ukuran sebuah botol
minum.
Sumber : http://
w w w.mapala-upn-
yk.or g

Itinerary ???

Bagaimana langkah awal pertama
untuk menyusun itinerary/jadwal
perjalanan yang mudah??? Anggap
dibawah Ini rancangan untuk
perjalanan ke luarnegeri, saya ambil
contoh perjalanan umum
mengunjungi 3 negara tetangga
(Singapore-Malaysia-Thailand)
1. Tentukan tujuan
Ke Singapore, kemana saja tempat
tujuan yang ingin dikunjungi??
Jurong Bird Park me memerlukan
waktu seharian, Merlion Statue
cocok dikunjungi pagi hari,
Chinatown dan Little India bisa
diakses dengan mudah melalui MRT.
Genting di Kualalumpur hanya
sampai pukul 3 atau 4 sore lewat
waktu dari itu bakal ketutup kabut.
Pasar Chatucak di Bangkok bukanya
pada waktu weekend. Dan banyak
lagi, cari sebanyak mungkin
informasi tujuan tempat yang akan
di tuju.
2. Mau ngapain ajah disana??
Mau hunting Foto, wisata kuliner
atau shopping atau sekedar pengen
jalan-jalan ajah. Kalau doyan motret
tempat2 bersejarah atau mau
mengekplorasi daerah pinggiran
kayanya harus punya extra time.
Pertimbangan cuaca juga, di
Bangkok musim hujan bisa
menyebabkan kemacetan di mana-
mana. Musim kemarau atau panas
di Singapore atau Malaysia bisa bikin
pusing kepala. Hati-hati dengan fisik,
terlalu semangat mengunjungi
banyak tempat bisa me”drop”kan
badan.
3. Tentukan budget dan waktu yang
dibutuhkan
Menentukan waktu tujuan, memilih
penginapan/transportasi dengan
budget yang tersedia atau Budget
yang tidak banyak sehingga harus
memangkas beberapa pengeluaran
untuk menghemat. Sebagai illustrasi
perjalanan pertama saya mengelingi
Asteng (2005) Singapore-Johor
Bahru-Kualalumpur-Phuket-Bangkok
hanya mengahbiskan sekitar 3,5
jutaan. Perjalanan menjelajah
Malaysia (Pontianak-Kuching-
Kualalumpur-Malaca) tahun 2006
akhir hanay menghabiskan dana
sebesar 2,4 jutaan), perjalanan
menjelajah China + Tibet hanya
menghabiskan biaya 10 jutaan lebih.
4. Mencari informasi tentang
transportasi dan memilih
penginapan
Mau pake bus, kereta api atau
pesawat?? Perhatikan jadwal
penerbangan, lokasi bandara atau
situasi kedekatan terminal bus
dengan penginapan. Penginapan di
daerah bugis juction di Singapore
cocok untuk diinapi karena dekat
dengan akses MRT. Penginapan
bukit bintang menajdi tempat favorit
backpacker karena terletak di
tengah2 anatar terminal Puduraya
sebgai tempat transit transportasi
dan bukit bintang sebagai tempat
shopping, Penginapan di Khaosan
Road Bangkok cukuop ideal di inapi
karena di area ini tersedia lengkap
semua fasilitas dari warnet, money
changer hingga laundry.

Jumat, 07 Oktober 2011

PERLENGKAPAN PERJALANAN

PERLENGKAPAN PERJALANAN
Terdiri dari :
1. Perlengkapan Dasar
2. Perlengkapan Tambahan
3. Perlengkapan Khusus
PERLENGKAPAN DASAR,
diantaranya adalah : sepatu, kaos
kaki, celana dan pakaian jalan, jas
hujan / rain coat, topi lapangan,
sarung tangan, ikat pinggang,
rucksack / carrier / ransel, kantung
tidur / sleeping bag, matras / alas
tidur, peralatan navigasi, senter,
peluit dan pisau.
Dalam memilih perlengkapan dasar,
hal-hal yang harus diperhatikan
adalah sebagai berikut :
1.Sepatu
-Pilih sepatu yang nyaman,
tangguh, dapat melindungi dan
cocok dengan aktivitas yang akan
dilakukan. Bentuknya harus sesuai
dengan ukuran kaki si pemakai.
Sepatu yang baik harus
menguntungkan bagi si pemakai
dan kuat untuk pemakaian medan
yang berat
-Untuk medan gunung hutan
diperlukan sepatu yang melindungi
alas kaki sampai mata kaki
(melindungi sendi dan ujung jari
kaki), dapat mencengkram pada
permukaan licin dan tangguh di
medan bebatuan, berkulit tebal, tidak
mudah sobek apabila terkena duri
dan bagian dalamnya lunak, serta
masih memberikan ruang gerak
bagi kaki. Bagian depannya harus
keras, untuk melindungi ujung jari
kaki apabila terantuk batu (tidak
dianjurkan memakai sepatu pekerja
tambang yang pada bagian
depannya teramat keras karena
memakai besi, selain berat, juga
akan merusak jari kaki karena
adanya perubahan suhu).
-Bentuk sol bawahnya dapat
menggigit ke segala arah dan cukup
kaku, bentuknya biasanya bergerigi
dengan dua arah, yang satu
arahnya ke depan, berguna untuk
memberikan pijakan yang kuat pada
medan yang mendaki, yang
satunya lagi mengarah ke belakang
berguna untuk memberikan pijakan
yang kuat pada medan menurun.
-Ada lubang ventilasi yang bersekat
halus, untuk memberikan nafas
pada kulit telapak kaki.
-Sepatu TNI cukup baik untuk
digunakan, tetapi bagian
sampingnya harus dimodifikasi
dengan membuat semacam
ventilasi, diberikan alas tambahan
(insoles) berupa nylon tipis yang
membuat lapisan udara antara kulit
kaki dengan alas sepatu, sehingga
sepatu nyaman dipakai tanpa dan
tidak menjadi berat saat basah.
Beberapa hal yang perlu
diperhatikan :
-Lecet, walaupun hanya luka kecil,
namun sangat mengganggu
perjalanan. Penyebab lecet mungkin
karena sepatu yang kita gunakan
kurang cocok (terlalu longgar atau
sempit), kaos kaki kurang tebal
ataupun sepatu yang kita kenakan
masih baru dimana kulitnya masih
tebal dan keras. Untuk itu peliharalah
kaki kita dengan baik, sering-
seringlah kita buka sepatu dan
kontrol kaki, peliharalah kebersihan
kaos kaki (usahakan kaos kaki kita
tetap dalam keadaan kering). Yang
penting kita harus mengenal sepatu
yang akan kita pakai. Sepatu yang
kita gunakan akan lebih baik lagi
apabila telah sering kita pakai (yang
masih laik pakai tentunya).
-Bersihkan kaos kaki, sepatu dan
perlengkapan sepatu kita sesering
mungkin.
-Jangan mengeringkan sepatu pada
panas yang ekstrim (misalnya di
dekat tungku api atau pada terik
sinar matahari).
-Semirlah sepatu sewaktu-waktu
dan olesi dengan semacam grease
(minyak semir), agar kulitnya tetap
lembut dan benangnya tidak cepat
lapuk.
2. Kaos kaki
Yang harus diperhatikan : kaos kaki
harus menyerap keringat.
Kaos kaki berguna untuk :
-Melindungi kulit kaki dari
pergesekkan langsung dengan kulit
sepatu atau bagian sepatu yang
memungkinkan akan menimbulkan
lecet / luka.
-Menjaga agar telapak kaki tetap
dapat bernafas
-Menjaga agar kaki tetap hangat
pada daerah-daerah dingin
Untuk keperluan di atas, bahan kaos
kaki sebaiknya terbuat dari katun asli
atau katun campuran wool atau
bahan sintesis lainnya yang cukup
baik. Kaos kaki yang kita bawa harus
disesuaikan dengan kebutuhannya,
misalnya : tebalnya, panjangnya dan
jumlahnya, karena mungkin kita
perlu memakai lebih dari satu
pasang kaos kaki. Yang paling
penting adalah kita harus selalu
memakai kaos kaki kering. Dalam
setiap perjalanan, dianjurkan untuk
selalu membawa kaos kaki
cadangan. Untuk perjalanan lama
yang menempuh daerah dingin,
sebaiknya menggunakan kaos kaki
dua lapis, bagian dalam
menggunakan kaos kaki dari bahan
katun sedangkan bagian luar
menggunakan kaos kaki dari bahan
wool.
3. Celana jalan
-Kuat dan lembut (tidak keras)
-Ringan
-Tidak mengganggu gerakan kaki,
artinya jahitan cukup longgar
-Praktis
-Terbuat dari bahan yang menyekat
keringat
-Mudah kering, apabila basah tidak
menambah berat
Untuk keperluan di atas, bahan
celana sebaiknya terbuat dari katun
yang cukup baik, tidak terlalu tebal,
tahan duri dan mudah kering.
Contoh yang tebaik untuk jenis ini
adalah celana PDL (pakaian dinas
lapangan) militer atau celana loreng
tentara. Bahan dari jeans sangat
tidak dianjurkan, karena selain berat
dan kaku, juga susah kering apabila
basah terkena hujan. Pilihlah celana
yang memakai ritsluiting untuk
mengurangi kemungkinan pacet
masuk.
4. Pakaian jalan
-Melindungi tubuh dari kondisi
sekitar
-Kuat
-Ringan
-Tidak mengganggu pergerakkan
-Terbuat dari bahan yang menyerap
keringat
-Praktis
-Mudah kering
Pada prinsipnya, pakaian jalan
hampir sama dengan celana jalan,
hanya yang perlu diperhatikan
adalah saku-saku yang ada pada
pakaian jalan, tidak mengganggu
apabila diisi dan tertekan ransel.
Bahannya sebaiknya memakai kain
yang terbuat dari katun atau wool,
bertangan panjang untuk
melindungi kemungkinan tertusuk
duri, sengatan matahari maupun
binatang berbisa. Seringkali orang
mempunyai pemikiran yang salah,
misalnya untuk penyusuran pantai
mereka memakai pakaian lengan
pendek atau baju tanpa lengan,
padahal itu tidak baik, karena sinar
matahari akan langsung menyengat
kulit, sehingga kulit menjadi rusak.
Yang perlu diperhatikan lagi adalah
pakaian yang kita kenakan harus
selalu kering, terutama saat kita akan
tidur, untuk itu sangat dianjurkan
membawa pakaian cadangan.
5.Jas hujan / rain coat
Jas hujan yang paling ideal adalah
yang tahan air dan angin, tetapi
dapat mengeluarkan panas tubuh
atau keringat, sehingga nyaman saat
memakainya.
6.Topi lapangan
-Melindungi kepala dari
kemungkinan cedera akibat duri
-Melindungi bagian kepala dari
curahan hujan, terutama kepala
bagian belakang
-Topi yang akan kita kenakan harus
kuat dan tidak mudah sobek
Untuk keperluan di atas, terutama
untuk medan gunung hutan sangat
dianjurkan memakai topi rimba atau
semacam topi jepang (yang
menutup telinga dan leher). Topi
rimba / topi jepang selain
melindungi kepala kita dari
kemungkinan cedera akibat duri,
juga melindungi bagian belakang
kepala kita dari curahan air hujan.
Memakai topi yang terlalu lebar
sangat tidak dianjurkan, selain akan
menghalangi gerak, juga kurang
praktis. Topi jenis koboi cocok jika
dipakai di padang rumput atau
daerah yang tidak terlalu banyak
semak.
7. Sarung tangan
-Sebaiknya terbuat dari kulit
-Bentuknya sesuai dengan tangan
kita
-Tidak kaku, artinya tidak
menghalangi gerakan tangan kita
Untuk medan gunung hutan,
sarung tangan berguna melindungi
tangan dari kemungkinan tertusuk
duri dan dari cedera akibat terkena
daun-daun yang berbahaya (daun
pulus, dll) atau binatang-binatang
kecil yang akan membuat tangan
kita gatal. Sarung tangan wool dipilih
untuk perlindungan pada cuaca
dingin.
8.Ikat pinggang
Pilihlah yang terbuat dari bahan
yang kuat, dengan kepala tidak
terlalu besar tetapi teguh, misalnya
dari kulit yang tebal tapi lembut atau
dari bahan sintetis lainnya.
Kegunaan ikat pinggang selain untuk
menjaga celana kita supaya tidak
melorot, juga untuk mengaitkan
alat-alat yang perlu cepat terjangkau
seperti pisau, tempat air minum,
tempat P3K, dll.
9. Ransel / Carrier / Rucksacks
-Ringan, sejauh mungkin tidak
merupakan tambahan beban yang
berlebihan (bayangkan apabila berat
ransel kosong kita 8 kg), terbuat dari
bahan yang water proof, sehingga
kalau hujan tidak bertambah berat,
cukup melindungi isi ransel
walaupun tetap harus diberikan
perlindungan ekstra dengan cara
menggunakan kantung-kantung
plastik untuk melindungi
perlengkapan peka, seperti pakaian
tidur, alat tulis, makanan kering, dll.
-Kuat, harus mampu membawa
beban kita dengan aman, berdaya
tahan tinggi, tidak mudah sobek,
jahitannya tidak mudah lepas,
zipper-nya kokoh, dll.
-Sesuai dengan kebutuhan dan
keadaan medan. Untuk medan
gunung hutan, tidak dianjurkan
memakai ransel dengan frame di
luar, selain merepotkan juga
menyulitkan kita apabila melewati
semak-semak. Ransel dengan frame
luar cocok digunakan pada medan-
medan yang datar atau medan yang
tidak banyak semak-semaknya
(seperti salju, padang rumput atau
pantai).
-Nyaman dipakai, diajurkan
memakai ransel yang ada frame-
nya. Frame ini perlu agar berat
beban merata keseluruhan
keseimbangan tubuh, frame ini juga
membuat nyaman karena adanya
ventilasi antara punggung dengan
ransel. Bagi ransel yang memakai
frame di dalam (internal frame)
mungkin perlu ditambahkan bahan
yang menyerap keringat di bagian
yang bersentuhan dengan
punggung. Tali penyandang ransel
harus kuat, cukup lebar dan empuk
serta mudah di stel, juga ada tali
pinggang (hip belt) untuk mengatur
supaya ransel menempel dengan
baik ke tubuh serta membantu
pembagian berat keseimbangan.
-Praktis, kantung-kantung tambahan
atau pembagian ruangnya
memudahkan kita mengambil
barang-barang tertentu dan mudah
di lepas. Sekarang ini banyak sekali
jenis ransel dalam berbagai model,
ukuran, bahan serta harga yang
bervariasi di toko-toko. Ketelitian
dalam memilih akan sangat
menentukan. Harga yang mahal
belum tentu menjamin ransel yang
baik, untuk itu pilihlah ransel yang
sesuai dengan kriteria di atas. Untuk
jenis perjalanan tertentu, ada
baiknya kita melengkapi ransel kita
dengan kantong tambahan atau
daypack, ini untuk memudahkan
pergerakan terutama dalam
perjalanan. Ketika sedang melakukan
penelitian atau sering melakukan
perpindahan tempat, daypack
sangat membantu kita.
10.Kantung Tidur / Sleeping Bag
Pada malam hari, badan kita akan
kehilangan panas tubuh lebih cepat
dari panas yang dihasilkan, oleh
sebab itu kita perlu dilindungi lapisan
yang dapat menahan dingin dan
mencegah panas tubuh keluar /
hilang, salah satunya adalah dengan
menggunakan sleeping bag /
kantung tidur.
11.Matras / Alas Tidur, sangat
diperlukan supaya tubuh kita yang
sudah terbungkus kantung tidur /
sleeping bag, tidak langsung
menyentuh tanah.
12.Peralatan Navigasi
Peralatan navigasi ini merupakan
peralatan penting yang harus selalu
kita bawa, diantaranya adalah :
kompas, peta, penggaris segi tiga,
busur derajat, pensil, dll.
13.Senter
Apabila kita kemalaman dalam
perjalanan, maka senter sangat
diperlukan sebagai alat penerangan,
tetapi disarankan tidak melakukan
perjalanan di malam hari, karena
sangat berbahaya. Jangan lupa
untuk membawa lampu dan batere
cadangan.
14.Peluit
Diperlukan sebagai tanda apabila kita
tersesat atau kehilangan arah.
15.Pisau
Pisau dan golok tebas merupakan
alat bantu untuk keperluan
menusuk, menyayat, memotong,
melempar dan yang terpenting
sebagai alat bantu untuk membuat
api (memotong ranting, memotong
kayu tipis-tipis, dll). Ada banyak
pisau yang dibuat khusus untuk
keperluan tertentu walaupun tetap
dapat digunakan untuk keperluan
lainnya. Pisau adalah sahabat yang
sangat baik dan berguna bagi
pengembaraan. Karena itu pisau
yang dibawa harus benar-benar
cocok ukurannya, dapat dipercaya
dan sesuai dengan keperluan kita.
PERLENGKAPAN TAMBAHAN
Perlengkapan ini walaupun bukan
hal penting, namun ada baiknya
juga kita membawanya untuk
menambah kenyamanan dalam
perjalanan kita.
1. Putis, yaitu pembelat betis yang
terbuat dari kain katun / wool. Para
pengembara, pejalan kaki, tentara
menggunakan putis ini untuk
menjaga otot-otot betis agar tetap fit
dalam melakukan perjalanan
panjang.
2.Gaiters (Sarung anti pacet),
semacam sarung yang biasanya
dibuat dari kain tipis, setinggi lutut
sebelah atas, ujungnya bertali
seperti sarung bantal. Banyak di
pakai oleh pekerja kayu / perintis
yang banyak melewati daerah rawa-
rawa atau hutan basah yang banyak
pacet / lintahnya.
Sekarang ini sudah banyak gaiters
yang di jual di toko-toko, tinggal kita
pilih mana yang kita sukai sesuai
dengan keuangan kita tentunya.
3.Kelambu, untuk perjalanan yang
banyak melewati rawa-rawa, ada
baiknya apabila kita membekali diri
kita dengan kelambu untuk
menambah kenyamanan perjalanan
kita.
4.Kupluk (balaclava), untuk
menambah nyenyak tidur dan
terhindar dari gigitan serangga kecil.
Untuk daerah dingin (gunung es)
fungsinya menjadi penting guna
melindungi muka dan telinga dari
pengaruh cuaca dingin.
5.Semir sepatu, terutama bagi
pengguna / pemakai sepatu TNI,
sebagai pemeliharaan supaya sepatu
tetap lemas dan lentur. Tetapi semir
sepatu ini bisa diganti dengan
campuran minyak kelapa dan
bawang merah.
6.Ikat kepala / kacu segitiga /
bandana, kegunaannya sangat
banyak, diantaranya bisa untuk
menghapus keringat, sebagai tutup
kepala atau telinga, dan bisa juga
untuk membalut.
Perlengkapan pribadi lainnya
-Jarum, benang, kancing dan obat-
obatan
-Tali sepatu cadangan, semir sepatu
(bagi sepatu TNI), tali tubuh
(webbing)
-Handuk, sikat gigi, sabun dan
celana dalam
dll
Perlengkapan masak, terdiri dari :
-Alat masak lapangan (nesting, dll)
-Alat bantu makanan lainnya
(sendok, garpu, dll)
-Alat pembuat api (lilin, korek api,
spirtus, dll)
-Kantung air / tempat air
PERLENGKAPAN KHUSUS
1.CLIMBING (pemanjatan tebing) :
-Tali statis / dinamis
-Harness
-Helm
-Carabineers
-Sling standar dan prusik sling
-Chock
-Piton
-Ascendeur
-dll
2.ORAD (olahraga arus deras) :
-Perahu
-Kano / kayak
-Perahu karet
-Dayung
-Pelampung
-Helm
-Tali pengaman
-Pompa
-dll
3.CAVING (penelusuran gua) :
-Helm
-Headlamp / senter
-Harness
-Tangga baja / ladder
-Sepatu karet
-Carabineer
-Ascendeur
-dll
(EIGER Adventure Training &
Education)